Rabu, 09 Agustus 2017

Manfaat Bangun Pagi Dalam Sudut Pandang Islam

Bangun dari tidur merupakan salah satu tanda kebesaran Allah S.W.T sebagai bukti atas kekuasaanya yang merupai kebangkitan setelah mati. Allah menamakan tidur itu sebagai kematian dan bangun tidur sebagai kebangkita. Allah berfirman :

"Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa yang belum mati di waktu tidurnya, maka dia tahanlah jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan, sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir." (Az Zumar: 42)

 "Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk berusaha." (Al Furqan:47)

Inilah dia manfaat bangun dipagi hari menurut islam :
1.Agama Islam
Rasulluallah telah bersabda "berpagi itu barokah". Karena waktu itu jiwa, akan dan fisik kita belum mengalami letih tetapi masih fresh jadi sayang sekali jika tidak dindakan dengan sebaik mungkin. Sebaik baiknya waktu bekerja adalah dipagi hari. Rasulullah bersabda

"Tidur selepas subuh itu akan mewarisi kepapaan". (kepaan adalah kemuncak kepada segala maca, kesulitan dan kesusahan). 

2. Sosiologi
Dengan kita terbiasa bangun pagi akan menjalin keakraban dengan tetangga kita yang juga sering bangun pagi, Ketika anda sedang sholat subuh berjamaah dimesjid dan berolahraga pagi. Dan anda bisa bertemu dengan orang-orang baru yang juga memiliki aktifitas dipagi hari. Seperti orang yang berdagang dipasar, orang yang belanja kepasar, atau pekerja pabrik yang sering berangkat pagi.

3. Menambah Kecerdasan
Rasulullah sejak abad ke 14 yang lalu dan juga telah dibuktikan secara ilmiah. Rasulullah SAW dahulu selalu membangunkan sahabtanya untuk shalat subuh berjama'ah dimesjid. Para sahabat berjalan kaki bersama-sama keluar rumah untuk pergi ke mesjid Nabawi untuk menunaikan shalat subuh. Menurut penelitia Dr. Alexander Bruce bahwa diwaktu shubuh, karad gas ozon mengandung oksigen pada puncaknya dan akan menipis secara perlahan hingga matahari mulai terbit. Sementara gas ozon ini sangatlah ampuh untuk mencegah kerusakan paru-paru, tersumbatnya urat nadi, merangsang urat syaraf bekerja dengan baik, dan meningkatkan kekebalan tubuh anda. Lalu jika anda mengihur udara segar dipagi hari, kecepatan aliran darah menuju otak juga akan bertambah, maka otak akan memperoleh otak yang kaya oksigen dengan cepat. Hasilnya otak kita akan lebih cepat menangkap pikiran jika disuruh untuk berfikir.

4. Medis
Menurut Dr. Muslim Nathin, bangu paga dapat mengurangi kecenderungan terserangnya penyakit kardiovaskular atau bisa disebut juga gangguan jantung pembluh darah. Karena kita dapat kesempatan untuk menikmati udara segar yang belum sama sekali tersentuh oleh polusi, momentum tersebut sangatlah tepat untuk memasukan sebanyak mungkin oksigen murni ke paru-paru dengan aktifitas sholat subuh atau berolahraga.

Jadi itulah manfaat bangun dipagi hari. Jika saya ada yang salah dalam menyampaikan informasi tentang manfaat bangun dipagi hari, anda bisa hubungi saya atau berikan komentar diartikel ini. Mungkin hanya ini saja yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat

Sifat-sifat pada sistem periodik unsur:

Sifat Logam
Berdasarkan sifat, unsur-unsur dapat dikelompokkan menjadi logam, nonlogam, dan metalloid. Unsur-unsur logam memiliki sifat-sifat: konduktor panas dan listrik yang baik, dapat ditempa dan ductile, titik leleh relatif tinggi, cenderung melepaskan elektron kepada unsur nonologam. Unsur-unsur nonlogam memiliki sifat-sifat: nonkonduktor panas dan listrik, tidak dapat ditempa dan rapuh/getas, kebanyakan berwujud gas pada temperatur kamar, cenderung menerima elektron dari unsur logam. Unsur-unsur metalloid memiliki sifat-sifat seperti logam dan juga nonlogam. Sifat logam semakin berkurang dari kiri ke kanan dan dari bawah ke atas sistem periodik unsur, kecuali hidrogen. Unsur-unsur metalloid berada pada “tangga” yang membatasi unsur-unsur logam dan nonlogam.

Jari-Jari Atom
Jari-jari atom adalah setengah dari jarak antara dua inti dari dua atom logam yang sejajar atau dalam sebuah molekul diatomik. Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, jari-jari atom cenderung semakin besar, sebagaimana pertambahan kulit elektron. Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, jari-jari atom cenderung semakin kecil, sebagaimana pertambahan muatan inti efektif.

Energi Ionisasi
Energi ionisasi adalah energi yang dibutuhkan oleh sebuah atom atau ion dalam fase gas untuk melepaskan sebuah elektronnya. Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, energi ionisasi pertama cenderung semakin kecil, sebagaimana jarak dari inti ke elektron terluar bertambah sehingga tarikan elektron terluar oleh inti berkurang. Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, energi ionisasi pertama cenderung semakin besar, sebagaimana pertambahan muatan inti efektif sehingga tarikan oleh inti bertambah.
sifat sifat sistem periodik unsur 
Ringkasan sifat-sifat sistem periodik unsur: jari-jari atom, energi ionisasi, dan sifat logam
(Sumber: Petrucci, Ralph H. et al. 2011. General Chemistry: Principles and Modern Applications (10th edition). Toronto: Pearson Canada Inc.)

Jari-Jari Atom
Jari-jari ion adalah jari-jari dari kation atau anion yang dihitung berdasarkan jarak antara dua inti kation dan anion dalam kristal ionik. Kation (ion bermuatan positif) terbentuk dari pelepasan elektron dari kulit terluar atom netral sehingga tolakan antar elektron berkurang, tarikan elektron oleh inti lebih kuat, dan jari-jari dari kation lebih kecil dari atom netralnya. Anion (ion bermuatan negatif) terbentuk dari penangkapan elektron pada atom netral sehingga tolakan antar elektron bertambah dan jari-jari dari anion lebih besar dari atom netralnya. Dalam satu golongan pada sistem periodik unsur, dari atas ke bawah, jari-jari ion bermuatan sama cenderung semakin besar, sebagaimana pertambahan kulit elektron. Dalam periode, pada deretan ion isoelektronik (spesi-spesi dengan jumlah elektron sama dan konfigurasi elektron sama, seperti O2-, F, Na+, Mg2+, dan Al3+ dengan 10 elektron), semakin besar muatan kation maka semakin kecil jari-jari ion, namun semakin besar muatan anion maka semakin besar jari-jari ion.
sistem periodik unsur atom 
Jari-jari atom dan ion beberapa unsur dalam satuan pm
(Sumber: Silberberg, Martin S. 2009. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change (5th edition). New York: McGraw Hill)

Afinitas Elektron
Afinitas elektron adalah kuantitas perubahan energi ketika sebuah atom atau ion dalam fase gas menerima sebuah elektron. Jika kuantitas perubahan energi bertanda positif, terjadi penyerapan energi, sedangkan jika bertanda negatif, terjadi pelepasan energi. Semakin negatif nilai afinitas elektron, semakin besar kecenderungan atom atau ion menerima elektron (afinitas terhadap elektron semakin besar). Dalam satu golongan pada tabel periodik unsur, dari atas ke bawah, afinitas elektron cenderung semakin kecil, dengan banyak pengecualian. Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, sampai golongan 7A, afinitas elektron cenderung semakin besar, dengan banyak pengecualian.
afinitas elektron 
Nilai afinitas elektron unsur-unsur golongan utama dalam satuan kJ/mol
(Sumber: Gilbert, Thomas N. et al. 2012. Chemistry: The Science in Context (3rd edition). New York: W. W. Norton & Company, Inc.)

Elektronegativitas
Elektronegativitas adalah ukuran kemampuan suatu atom dalam sebuah molekul (keadaan berikatan) untuk menarik elektron kepadanya. Semakin besar elektronegativitas, semakin mudah atom tersebut menarik elektron kepadanya sendiri. Dalam satu golongan, dari atas ke bawah, elektronegativitas cenderung semakin kecil. Dalam satu periode, dari kiri ke kanan, elektronegativitas cenderung semakin besar.
elektronegativitas sistem periodik unsur 
Elektronegativitas dari unsur-unsur dalam skala Linus Pauling
(Sumber: Petrucci, Ralph H. et al. 2011. General Chemistry: Principles and Modern Applications (10th edition). Toronto: Pearson Canada Inc.)

Sistem Periodik Unsur – Referensi
Brown, Theodore L. et al. 2015. Chemistry: The Central Science (13th edition). New Jersey: Pearson Education, Inc.
– Chang, Raymond. 2010. Chemistry (10th edition). New York: McGraw Hill
– Gilbert, Thomas N. et al. 2012. Chemistry: The Science in Context (3rd edition). New York: W. W. Norton & Company, Inc.
– Petrucci, Ralph H. et al. 2011. General Chemistry: Principles and Modern Applications (10th edition). Toronto: Pearson Canada Inc.
– Purba, Michael. 2006. Kimia 1A untuk SMA Kelas X. Jakarta: Erlangga.
– Silberberg, Martin S. 2009. Chemistry: The Molecular Nature of Matter and Change (5th edition). New York: McGraw Hill
– Stacy, Angelica M. 2015. Living by Chemistry (2nd edition). New York: W.H. Freeman and Company
– Tro, Nivaldo J. 2011. Introductory Chemistry (4th edition). Illinois: Pearson Prentice Hall.a

Periodic Table


16 Ide Luar Biasa dari Botol Plastik


Bahaya Rokok

Bahaya merokok bagi kesehatan bukan rahasia umum. Akan tetapi, sekalipun semua orang tahu persis bahaya merokok, hal ini tidak membuat para perokok serta-merta berhenti merokok. Selain itu, tidak hanya perokok aktif yang mendapatan efek negatif rokok. Perokok pasif yang terkena asapnya saja bisa mendapatkan efek dari rokok yang membahayakan.

Di Inggris sendiri ada sekitar 100 ribu orang meninggal setiap tahunnya karena merokok. Kematian terebut berhubungan dengan bahaya merokok yang bisa menyebabkan penyakit kanker, penyakit paru, dan penyakit jantung
Di Indonesia, persentase orang yang mengonsumsi rokok dinyatakan terbesar se-Asia Tenggara. Selain itu, berdasarkan data yang diterbitkan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Southeast Asia Tobacco Control Alliance, beserta Komisi Pengendalian Tembakau, Indonesia menduduki urutan ketiga dengan jumlah perokok terbanyak di dunia setelah China dan India pada tahun 2012. 
Merokok memang meningkatkan risiko sejumlah penyakit dengan kandungan yang ada di dalamnya. Salah satunya adalah nikotin.

Berikut beberapa bahaya merokok dan beberapa penyakit yang timbul karena rokok :

  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
  • Kanker paru-paru.
  • Penyakit jantung.
  • Kanker, seperti kanker mulut, hidung tenggorokan, kerongkongan (esofasgus), pankreas, kandung kemih, leher rahim, darah (leukemia), dan ginjal. 
  • Bahan kimia pada tembakau dapat merusak lapian pembuluh darah dan memengaruhi jumlah lemak dalam aliran darah. Hal tersebut meningkatkan risiko penyakit pengerasan pembuluh darah (ateroma)
  • Perokok lebih mungkin mengalami impoten atau mengalami kesulitan dalam mempertahankan ereksi bila dibandingkan seseorang yang tidak merokok. Hal tersebut diduga karena terjadinya kerusakan yang berhubungan dengan pembuluh darah ke penis. 
  • Rheumatoid Artritis adalah kondisi autoimun yang ditandai dengan peradangan sendi dan kerusakan jaringan ikat. Organ lain, termasuk jantung, paru-paru, ginjal, dan kulit pun bisa terpengaruh. 
  • Perokok cenderung memiliki lebih banyak garis atau keriput pada wajah yang menyebabkan wajahnya lebih terlihat tua daripada usianya. 
  • Mengurangi kesuburan baik bagi pria maupun wanita.
  • Pada beberapa wanita yang merokok biasanya mengalami menopause dua tahun lebih awal daripada non-perokok.
Selain beberapa penyakit di atas, merokok juga sering menyebabkan gejala beberapa penyakit. Seperti asma, pilek, flu, infeksi dada, TBC, rhinitis kronis, hipertiroiddisme, multiple sclerosis, dan retinopati diabetes.

Tidak hanya itu, merokok pun meningkatkan risiko berbagai macam kondisi seperti, demensia, katarak, degenerasi macula, fibrosis paru, psoriasis, penyakit gusi, kehilangan gigi, osteoporosis, dan neuropati optik.

Namun, jika Anda memutuskan untuk berhenti merokok, Anda bisa membuat perubahan besar pada kesehatan Anda. Jadi, tidak ada kata terlambat untuk berhenti merokok. Tidak hanya itu, berhenti merokok akan menghindarkan Anda dari berbagai macam penyakit berbahaya atau risiko kematian akibat merokok. Anda bisa meminta bantuan seseorang jika tidak bisa berhenti sendiri. (DV)

SEJARAH PERKEMBANGAN MIKROBIOLOGI INDUSTRI

Sejarah Perkembangan:

Suatu bahan yang ditumbuhi oleh mikroorganisme akan mengalami perubahan struktur kimianya. Fermentasi merupakan proses yang menghasilkan alkohol atau asam organik, misalnya terjadi pada bahan yang mengandung karbohidrat. Dalam dunia mikrobiologi industri, pokok bahasan utama adalah fermentasi.
  1. Tahap pertama industri fermentasi dimulai sebelum tahun 1900, yaitu mulai pembuatan alkohol dan vinegar. Tahun 1837, C.Latour, Th. Schwanndon dan F. Kutzing secara terpisah menemukan bahwa zat gula mengalami fermentasi alkohol selalu dijumpai adanya khamir. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perubahan gula menjadi alkohol dan CO2 merupakan fungsi fisiologis dari sel khamir tersebut. Teori biologis ini ditentang oleh Jj. Berzelius, J. Liebig dan F. Wahler. Mereka berpendapat bahwa fermentasi pembusukan merupakan reaksi kimia biasa. Hal ini dapat dibuktikan pada tahun 1812 telah berhasil disintesis senyawa organik urea dari senyawa anorganik. Pasteur banyak meneliti tentang proses fermentasi (1875-1876). Suatu saat perusahaan pemuat anggur dari gula bit, menghasilkan anggur masam. Berdasarkan hasil pengamatannya secara mikroskopis, sebagian dari sel khamir diganti kedudukannya oleh sel lain yang berbentuk bulat dan batang dengan ukuran sel lebih kecil. Adanya sel-sel yang lebih kecil ini ternyata mengakibatkan sebagian besar proses fermentasi alkohol tersebut didesak oleh fermentasi lain, yaitu fermentasi asam laktat. Dari kenyataan ini, selanjutnya dibuktikan bahwa setiap proses fermentasi tertentu disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme tertentu pula, yang spesifik untuk proses fermentasi tersebut. Sebagai contoh fermentasi alkohol oleh khamir, fermentasi asam laktat oleh bakteri Lactobacillus dan fermentasi asam sitrat oleh jamur Aspergillus.
  2. Tahap kedua yaitu pada tahun 1900-1940 dengan mulai dikembangkan produk baru seperti massa sel khamir, gliserol, asam sitrat, asam laktat dan aseton-butanol. Pembuatan ragi roti merupakan proses aerob sehingga sel tumbuh cepat. Jika oksigen tidak ada maka yang dihasilkan alkohol dan bukan sel khamir. Masalah pembatas adalah konsentrasi wort awal, karena pertumbuhan sel dibatasi oleh kemampuan penggunaan sumber karbon daripada oksigen. Pertumbuhan sel juga dipengaruhi oleh penambahan wort dalam jumlah kecil selama proses. Teknik ini sekarang disebut sebagai kultur fed batch dan secara luas digunakan dalam fermentasi industri dengan oksigen sebagai pembatas. Perkembangan fermentasi aseton-butanol secara aseptis selama perang dunia II dipelopori oleh Weizmann.
  3. Tahap ketiga mulai dihasilkan penisilin pada kultur submarged secara aseptis. Produksi penisilin secara aerob sangat mudah mengalami kontaminasi, terutama pemasukan udara dalam skala besar. Program pengembangan strain dilakukan dalam pilot plant. Pada tahap ini (1940-sampai sekarang) banyak ditemukan proses baru diantaranya proses produksi antibiotik, vitamin, giberelin, asam amino, enzim dan transformasi steroid.
  4. Tahap keempat (1960 sampai sekarang), sejumlah perusahaan besar meneliti tentang produksi protein sel tunggal untuk ternak. Tahap ini merupakan perkembangan tahap ketiga dengan skala lebih besar, dengan kemungkinan harga jual yan lebih rendah. Mulai tahap ini semakin diperhatikan kontrol peralatan dan proses menggunakan kontrol komputer dan mulai dilakukan penelitian strain yang digunakan melalui rekaya genetik.
  5. Tahap kelima (1979 sampai sekarang) mulai diteliti dan diproduksi senyawaan yang tidak umum dihasilkan mikroba seperti interferon, inusulin dengan manipulasi genetik. Produksi konvensional juga dapat ditingkatkan melalui rekayasa genetik. Perkembangan tahap ini semakin canggih sesuai perkembangan bioteknologi.

Pengertian Iman Kepada Kitab Allah dan Hikmahnya

Iman kepada kitab Allah adalah rukun iman yang ketiga. Hal tersebut merupakan wajib hukumnya untuk kita percayai sebagai hambahnya. Selain mengetahui bagaimana hukumnya beriman kepada kitab Allah, anda juga dapat mengetahui bagaimana hikamh dari beriman kepada kitab Allah.

Pengertian Iman Kepada Kitab Allah

Kitab Allah berasal dari bahasa Arab yakni kataba yaktubu kitabatab kitaban. Dimana yang artinya adalah tulisan. Arti kitab Allah dilihat dari istilahnya adalah sebuah tulisan berupa wahyu pada lembaran-lembaran yang terkumpul dalam satu bentuk buku. Di dalam searah dijelaskan bahwa firman Allah dituliskan dalam dua bentuk, yakni berupa suhuf dan mushaf. Keduanya berasal dari akar kalimat yang sama, yaitu sahafa atau menulis.
Ada pun shuuf atau shifa memiliki arti berupa sepenggal kalimat yang ditulis dalam material seperti kulit, kertas, papirus, dan media lain. Sedangkan mushaf atau masahif yang artinya kumpulan-kumpulan uhuf yang dijadikan satu, seperti dua sampul dalam satu isi. Istilah iman kepada kitab Allah artinya mempercayai dan membenakan Allah SWT dengan menurunkan kitab-kitab kepada para rasul-Nya yang berisi larangan, perintah, janji, dan ancaman-Nya. Juga menjadikan kitab Allah sebagai pedoman hidup manusia, sehingga bisa membedakan antara yang baik dan buruk, hak dan batil, halal dan haram.

Dalil Iman Kepada Kitab Allah Iman kepada kitab Allah terdapat dalam QS. An-Nisa 4:136.
Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada rasul-Nya, serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya”. (QS. An Nisa/4: 136)
Kemudian dalam surat tersebut terdapat perbedaan di antara kitab dan suhuf adalah:
  1. Isi kitab lebih lengkap daripada suhuf.
  2. Kitab dibukukan sedangkan suhuf hanya berupa lembaran (tidak dibukukan).
Ada pun jumlah Suhuf berjumlah/terdapat 100, dengan rincian sebagai berikut:
  1. 50 Suhuf diturunkan kepada Nabi Syits a.s,
  2. 30 Suhuf diturunkan kepada Nabi Idris a.s,
  3. 10 Suhuf diturunkan kepada Nabi Ibrahim a.s,
  4. 10 Suhuf diturunkan kepada Nabi Musa a.s,
Kita wajib mengimani adanya kitab-kitab yang disebutkan dengan nama suhuf. Suhuf banyak berisi nasihat-nasihat. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya ini semua benar-benar terdapat di dalam suhuf yang pertama(yaitu) suhuf-suhuf Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Musa a.s.”(QS Al A’la 18-19).

Iman Kepada Kitab-kitab Allah
Seperti yang diungkapkan olehImam Nawawi al-Bantani dalam kitab Nuruzzalam menjelaskan bahwa setiap mukallaf (yang sudah terbebani hukum) atau sudah balig wajib meyakini 4 kitab samawi yang diturunkan kepada para nabi antara lain:
  1. Kitab Taurat: Kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa as, ditulis dalam bahasa Ibrani. Kitab Taurat berisi tentang syariat (hukum) dan kepercayaan yang benar kepada Allah. Isi pokok dari kitab Taurat adalah 10 firman Allah bagi bangsa Israil.  
  2. Kitab Zabur: Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud as, berisi mazmur (puji-pujian kepada Allah dalam bahasa Qibti). Kitab ini tidak mengandung syariat baru, karena Nabi Daud diperintahkan untuk mengikuti syariat yang telah dibawa oleh Nabi Musa. Kitab Zabur juga berisi tentang zikir, doa, dan nasihat-nasihat. Dalil adanya kitab Zabur adalah firman Allah berikut.  
  3. Kitab Injil: Seperti yang kita ketahu bahwa kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa as, ditulis dalam bahasa Suyani oleh murid-murid Nabi Isa. Ada pun dalil adanya kitab injil adalah firman Allah berikut.dan Kami telah memberikan kepadanya (Isa) kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi)”…(QS Al Maidah/5: 46). 
  4. Kitab Al-Quran: Ya, Al-Quran merupakan kitab suci umat islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, ditulis dalam bahasa Arab yang merupakan kumpulan firman yang diberikan Allah sebagai satu kesatuan kitab dan sebagai pedoman hidup bagi seluruh umat manusia.Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad dalam kurun waktu 23 tahun. Al-Qur’an adalah kitab yang tidak ada keraguan di dalamnya. Selalu terjaga dari kesalahan, dan merupakan tuntunan dalam membentuk ketakwaan manusia. hal tersebut sesuai dengan firman Allah SWT:Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa”.(Qs Al-Baqarah/2 :2)
Hikmah Iman Kepada Kitab Allah 
Dengan mengimani kitab-kitab Allah kita akan mendapatkan hikmah dan manfaat sebagai berikut:
  1. Memperkuat tingkat keimanan kepada Allah SWT.
  2. Di dalam Al-Quran adalah semua jawaban yang tidak bisa dijawab oleh ilmu pengetahuan dan akal agar kehidupan kita tidak sesat.
  3. Menambah ilmu pengetahuan, karena Al-Qur’an selain berisi perintah dan larangan juga berisi pokok-pokok seluruh ilmu pengetahuan.
  4. Menjaga ketakwaan kita kepada Allah untuk menjauhi laranganNya. Dan hidup jadi akan tertata.
  5. Menumbuhkan sikap optimis untuk meraih kebahagiaan dan kesuksesan dunia akhirat, agar mendapatkan syafaat di akhirat nanti.